Observasi

Profil lembaga

Edulab merupakan lembaga konsultasi pendidikan bertempat dijalan Bengawan no.20 Bandung dan memiliki cabang dijalan Ciwulan no.28 Bandung yang hadir untuk memberikan solusi terhadap permasalahan pendidikan. Edulab memberikan desain konsep program pembelajaran dengan memadukan aspek akademis dengan psikologis secara seimbang. Penanganan permasalahan pendidikan anak tidak cukup dengan menggunakan satu aspek saja, maka dengan Edulab permasalahan pendidikan anak akan diselesaikan secara komperhensif dan continue (berkelanjutan) yang akan menghasilkan hasil yang optimal.

Edulab siap menangani berbagai macam input siswa untuk meraih tujuan yang diinginkan siswa. Dengan fungsi kami sebagai perancang dan pemantau pemantau perkembangan belajar siswa. Dengan dukungan sarana prasarana yang mendukung serta tenaga pengajar muda yang memiliki kompetensi dan pengalaman serta suasana kekeluargaan, Edulab menciptakan lingkungan nyaman sebagai pendukung proses belajar.

a) Visi

“Menjadi konsultan pendidikan ternama dan terbaik di Indonesia”

b) Misi

“Memberikan layanan edukasi terbaik sesuai dengan kebutuhan pelanggan serta menjadi pioner pendidikan berkualitas”

c) Tujuan

  • Jangka pendek:

Menjadi konsultan pendidikan yang menangani permasalahan akademik dan non akademik seperti bimbingan psikologis, privat, bimbel, penelusuran bakat dan minat dan terapi kademik.

  • Jangka panjang:

Menjadi sebuah sekolah dengan system terintegrasi (perpaduan antara sekolah luar negri dannasional) sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dimana siswa lebih proaktif dan mudah menyerap pelajaran.

 

A. Inovasi yang dilakukan oleh lembaga ini

Lembaga ini memiliki beberapa inovasi yang menunjang proses pembelajaran ataupun mendukung kelangsungan dari lembaga ini diantaranya adalah:

  • Produk EPAC (edulab prepaid card)

Edulab prepaid card adalah kartu balajar yang dapat diisi ulang oleh siswa untuk belajar selama 1 sesi di edulab. Jadi siswa yang ingin belajar di edulab tetapi tidak terdaftar sebagai siswa di edulab tetap bisa belajar dengan guru-guru di edulab. Dengan kata lain siswa dapat belajar sesuai dengan kebutuhannya secara flexible tanpa terikat atau dengan kata lain freelance. EPAC ini dapat di isi ulang, untuk bisa belajar di edulab saldo di dalam kartu harus Rp.60.000.

Selain belajar geratis, dengan memiliki EPAC ini siswa dapat mengikuti Try out gratis dari edulab serta berbagai diskon untuk program lainnya. Harga EPAC sendiri adalah Rp.30.000 dengan saldo yang dapat di isi ulang.

  • Inovasi dalam kurikulum (berkaitan langsung dengan siswa dan proses belajar)

System small class, agar tercipta transfer ilmu yang optimal maka kelas yang disediakan hanya ada dalam rombongan belajar kecil hanya 3-12 orang. Hal ini bertujuan agar siswa tetap focus pada proses pembelajaran yang kondusif dan memungkinkan untuk transfer ilmu secara individual.

Gathering, yaitu system evaluasi yang dilakukan di luar lingkungan edulab. Disini siswa akan di beritahukan hasil belajar mereka selama satu semester. Sehingga siswa mengetahui kekurangan masing-masing dan sekaligus dapat melapas penat dalam belajar.

Talents mapping, talents mapping adalah pemetaan minat dan bakat siswa, kegiatan ini dilakukan dengan bekerja sama dengan ahlinya. Talents mapping sendiri berfungsi untuk mengarahkan siswa pada jurusan yang sesuai, jadi pemilihan tidak hanya didasarkan pana minat tetapi juga peda bakat siswa tersabut.

Konsultasi Jurusan, konsultasi jurusan ini di lakukan untuk memberikan informasi-informasi mengenai jurusan yang diinginkan oleh siswa. Jurusan ini disesuaikan dengan hasil talents mapping.

Seminar Motivasi, seminar motivasi dilakukan di awal tahun ajaran, bertujuan untuk memotivasi belajar siswa dan mempertajam visi siswa dalam mempersiapkan diri untuk ujian masuk ke perguruan tinggi.

Perwalian dan Psikotes, setiap siswa akan memiliki wali siswa yang bertujuan untuk memantau perkembangan akademik maupun psikologisnya. Kegiatan ini rutin dilakukan agar perkembangan siswa terpantau selalu.

  • Inovasi dalan sarana-prasarana

1. Bangunan dengan konsep rumah

Berbeda dengan lembaga pendidikan bimbingan belajar yang lain, di edulab bangunan yang digunakan adalah rumah biasa yang selayanknya di pakai untuk tempat tinggal tapi di desain untuk tempat belajar. Hal ini bertujuan untuk memberikan efek santai. Jadi siswa tidak akan merasa bosan seperti belajar di sekolah, dengan begitu proses pendidikan akan berjalan dengan optimal. Dengan harapan siswa akan menjadikan edulab sebagai rumah kedua untuk belajar.

2. Guest house

Guest house ini disediakan bagi siswa yang ingin menginap untuk belajar malam di edulab,ini sengaja dilakukan untuk memfasilitasi keinginan siswa yang ingin belajar secara optimal. Ini jarang sekali dimiliki oleh lembaga pendidikan yang lain karena tidak memfasilitasi siswa yang ingin mengoptimalkan belajar dengan belajar dimalam hari.

3. Ruang santai

Ruang santai ini terdiri dari meja tenis, beberapa set computer yang dilengkapi dengan internet dan hotspot. Ruang ini di sediakan untuk para siswa yang merasa bosan atau lelah dengan proses belajar di edulab atau di sekolah. Dengan adanya ruang santai ini di harapkan para siswa dapat merefresh sejenak pikiran mereka. Hal ini akan membuat siswa semakin betah dan merasa nyaman di edulab dan tujuan edulab untuk menjadi rumah kedua siswa akan tercapai. Ini jarang dilakukan oleh lembaga pendidikan lain karena mereka beranggapan tempat les hanya untuk belajar saja.

4. Letak di daerah teduh dan sepi

Hal ini bertujuan agar letak edulab tidak berada di daerah yang bising dari kendaraan. Jadi siswa tidak akan terganggu oleh suara kendaraan dan keramaian. Suasana yang teduh dan sepi akan membuat siswa lebih nyaman untuk belajar dan akan mudah berkonsentrasi sehingga siswa akan mendapatkan hasil yang optimal dari apa yang telah di pelajari. Banyak bimbingan belajar lain yang tidak memperhitungkan hal ini, padahal kenyamanan siswa dalam belajar adalah salah satu penunjang keberhasilan belajar siswa.

B. Kendala-kendala dalam menerapkan/menjalankan inovasi tersebut.

Sejauh ini kami tidak menemukan kendala yang berarti dari pihat pengajar, siswa ataupun orang tua karena inovasi yang kami jalankan adalah program-program yang dapat menunjang keberhasilan mereka. Inovasi yang kami jalnkan pun telah kami pikirkan dengan sebaik mungkin, baik-buruknya telah kami pertimbangkan dan kami mencari inovasi yang sesuai dengan kebutuhan siswa untuk mendapatkan hasil yang optimal dari proses belajar ini. Karena memang tujuan kami untuk memberikan yang terbaik untuk siswa-siswa disini. Kami memiliki cita-cita yang tinggi untuk lembaga ini, sehingga apapun yang menjadi kendala untuk lembaga ini kami akan siap untuk menghadapi.

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Kelompok 1

  • Firmansyah Nugraha

  • Rangga Satriana

  • Kalsita Widya

  • Irim Djuanda

  • Niko A Pratama

  • Iqbal Zakaria

  • Mohon Berikan Penilaian Terhadap Blog in

%d bloggers like this: