Inovasi Dalam Manajemen Pendidikan

Dari segi bahasa manajemen berasal dari kata manage (to manage) yang berarti “to conduct or to carry on, to direct” (Webster Super New School and Office Dictionary), dalam Kamus Inggeris Indonesia kata Manage diartikan “Mengurus, mengatur, melaksanakan, mengelola”(John M. Echols, Hasan Shadily, Kamus Inggeris Indonesia) , sementara itu dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia ‘Manajemen’ diartikan sebagai “Prose penggunaan sumberdaya secara efektif untuk mencapai sasaran”(Kamus Besar Bahasa Indonesia).

Administrasi pendidikan dapat diartikan sebagai keseluruhan proses kerjasama dengan memanfaatkan semua sumber personil dan materil yang tersedia dan sesuai untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien. ( Djam’an Satori, (1980: 4))

Manajemen berbasis Sekolah (MBS) pada dasarnya adalah pemberian kewenangan terhadap sekolah dalam melakukan pengelolaan dan melakukan perbaikan secara terus menerus. Nanang Fattah (2004:9) mendefinisikan MBS sebagai berikut :

Manajemen berbasis sekolah (MBS) sebagai terjemahan dari School Based Management, adalah suatu pendekatan politik yang bertujuan untuk me-redisain pengelolaan sekolah dengan memberikan kekuasaan kepada Kepala Sekolah dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya perbaikan kinerja sekolah yang mencakup guru, siswa, Kepala Sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat. Manajemen Berbasis Sekolah merubah sistem pengambilan keputusan dengan memindahkan otoritas dalam pengambilan keputusan dan manajemen ke setiap yang berkepentingan di tingkat lokal (local stakeholders). (Chapman, J, 1990).

  1. #1 by kelompokinovasi on December 23, 2010 - 4:39 pm

    Inovasi dalam manajemen pendidikan menurut kami sangat penting sekali dan harus dilakukan guna mencapai tujuan dari manajemen pendidikan itu sendiri. yang mana tujuan mananjemen pendidikan itu sendiri terdiri dari: menjamin efeisiensi dan efektifitas pelayanan pendidikan, sebagai pelayanan melalui pelaksanaan, pengambilan keputusan, prilaku kepemimpinan, penyiapan alokasi sumberdaya, stimulus dan koordinasi personil dan iklim organisasi yang kondusif serta menentukan perubahan esensial fasilitas untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dimasa depan. oleh karena itu suatu ide/gagasan, pikiran dan produk yang baru sangat penting sekali guna tercapai tujuan pendidikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Kelompok 1

  • Firmansyah Nugraha

  • Rangga Satriana

  • Kalsita Widya

  • Irim Djuanda

  • Niko A Pratama

  • Iqbal Zakaria

  • Mohon Berikan Penilaian Terhadap Blog in

%d bloggers like this: