Inovasi Dalam Ketenagaan

A. PENGERTIAN

Tenaga Kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan. Yang termasuk ke dalam tenaga kependidikan adalah: kepala satuan pendidikan; pendidik; dan tenaga kependidikan lainnya.

Kepala satuan pendidikan yaitu orang yang diberi wewenang dan tanggung jawab untuk memimpin satuan pendidikan tersebut. Kepala satuan pendidikan harus mampu melaksanakan peran dan tugasnya sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator, motivator, figur, dan mediator (Emaslim-FM). Istilah lain untuk Kepala Satuan Pendidikan adalah: Kepala Sekolah, Rektor, Direktur, serta istilah lainnya. Sedangkan pendidik atau di Indonesia lebih dikenal dengan pengajar, adalah tenaga kependidikan yang berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan dengan tugas khusus sebagai profesi pendidik. Pendidik mempunyai sebutan lain sesuai kekhususannya yaitu: guru, dosen, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, ustadz dan sebutan lainnya.

Tenaga Kependidikan lainnya ialah orang yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan, walaupun secara tidak langsung terlibat dalam proses pendidikan, diantarannya:

  1. Wakil-wakil/Kepala urusan, umumnya pendidik yang mempunyai tugas tambahan dalam bidang yang khusus, untuk membantu Kepala Satuan Pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan pada isntitusi tersebut. contoh: Kepala Urusan Kurikulum.
  2. Tata Usaha, adalah Tenaga Kependidikan yang bertugas dalam bidang administrasi instansi tersebut. Bidang administrasi yang dikelola diantaranya; Administrasi surat menyurat dan pengarsipan, Administrasi Kepegawaian, Administrasi Peserta Didik, Administrasi Keuangan, Administrasi Inventasris dan lain-lain.
  3. Laboran, adalah petugas khusus yang bertanggung jawab terhadap alat dan bahan di Laboratorium.
  4. Pustakawan, Pelatih ekstrakurikuler, Petugas Keamanan (penjaga sekolah), petugas kebersihan, dan lain-lain.

 

B. RUANG LINGKUP TENAGA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

Kompetensi, komitmen dan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan ditingkatkan atas dasar evaluasi.

 

C. SERTIFIKASI GURU

Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang telah memenuhi persyaratan. Sertifikasi guru bertujuan untuk: (1) menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik profesional, (2) meningkatkan proses dan hasil pembelajaran, (3) meningkatkan kesejahteraan guru, serta (4) meningkatkan martabat guru dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu. Sedangkan manfaat dari sertifikasi guru, yaitu antara lain: (1) Melindungi profesi guru dari praktik-praktik yang tidak kompeten, yang dapat merusak citra profesi guru, (2) Melindungi masyarakat dari praktik-praktik pendidikan yang tidak berkualitas dan tidak profesional, dan (3) Meningkatkan kesejahteraan guru.

Berdasarkan Surat Keputusan MENDIKNAS Nomor 022/P/2009, penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan Rayon 10 Provinsi Jawa Barat ditetapkan Univertsitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai LPTK Induk dan tiga LPTK Mitra, yaitu: (1) Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, (2) STKIP Siliwangi Bandung, (3) Universitas Langlangbuana.

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Kelompok 1

  • Firmansyah Nugraha

  • Rangga Satriana

  • Kalsita Widya

  • Irim Djuanda

  • Niko A Pratama

  • Iqbal Zakaria

  • Mohon Berikan Penilaian Terhadap Blog in

%d bloggers like this: