Inovasi Dalam Organisasi

A. Konsep Organisasi

a. Pengetian

Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (Uang, material, mesin dan lingkungan), sarana-prasarana, data dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi. 

b. Partisipasi Organisasi

Pada dasarnya partisipasi didefinisikan sebagai keterlibatan mental, pikiran dan emosi atau perasaan seseorang didalam situasi kelompok yang mendorognnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan.

Keterlibatan aktif dalam berpartisipasi bukan hanya berarti keterlibatan dalam jasmani semata, partisipasi dapat diartikan sebagai keterlibatan mental, pikiran dan emosi atau perasaan seseorang dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dallam usaha mencapai tujuan serta turut bertanggung jawab terhadap usaha yang bersangkutan.

c. Bentuk-bentuk Organisasi
  1. Organisasi politik
  2. Organisasi Sosial
  3. Organisasi Mahasiswa
  4. Organisasi Olahraga
  5. Organisasi Sekolah
  6. Organisasi Negara

B. RUANG LINGKUP INOVASI DALAM ORGANISASI

a. Keinovatifan Organisasi

Konsep tentang keinovatifan dalam organisasi diantaranya hubungan antaran ukuran dan karakteristik struktur dengan keinovatifan organisasi. keinovatifan berhubungan erat dengan variabel bebas yang diukur sebagai dimensi terstruktur organisasi seperti; pemusatan, kompleksitas, formalisasi, interkoneksi, kelunturan organisasi dan keterbukaan.

b. Tahap Proses Inovasi dalam Organisasi

Proses inovasi biasanya terdiri dari 5 tahapan, masing-masing ditandai dengan cangkupan sebagian dari peristiwa aksi dan keputusan yang dibuat pada titik tersebut. kelima tahapan tersebut adalah:

  1. latar belakang agenda,
  2. Penyesuaian,
  3. Pemaknaan ulang,
  4. Klarifikasi dan
  5. Pembiasaan.

 

c. Contoh Inovasi dalam Organisasi

PSBG (Pusat Sumber Belajar Gugus)

PSBG merupakan jalan untuk meningkatkan profesionalisme guru. Guru dan Tenaga Pendidik lainnya dapat mengadakan pelatihan KKG, KKKS, Pembuatan Sosial, Pelayanan ICT dan tersedianya sumber belajar yang memadai untuk dipergunakan.

Tujuan Akhir PSBG, diantaranya:
  1. Meningkatkan mutu pendidikan
  2. Meningkatkan profesi Guru dan KS
  3. Mengembangkan Guru dan KS menjadi lebih profesional
  4. Meningkatkan mutu pembelajaran siswa
  5. Merangsang kreatifitas Siswa dan Guru dalam menggunakan alat peraga
  6. Meningkatkan mutu pembelajaran melalui inovasi pendidikan melalui produk PBSG
  7. Menumbuhkan rasa tanggung jawabdan cinta lingkungan

About these ads
  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Kelompok 1

  • Firmansyah Nugraha

  • Rangga Satriana

  • Kalsita Widya

  • Irim Djuanda

  • Niko A Pratama

  • Iqbal Zakaria

  • Mohon Berikan Penilaian Terhadap Blog in

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: